Karung Terigu Bermotif Unik di USA

Kondisi perekonomian begitu sulit pada masa Great Depression (sekitar tahun 1930-an, berawal dari Amerika lalu menyebar ke seluruh dunia) sehingga aksi penghematan, menabung—termasuk penggunaan ulang (reuse) setiap barang yang mungkin—menjadi semacam gaya hidup.

Saat ini, orang-orang masih gemar menghemat uang dan mengurangi sampah melalui berbagai proyek DIY (do it yourself) semisal mengubahban bekas menjadi kursi. Akan tetapi, pada saat itu, “doing it yourself” bukan semata-mata tren, kebutuhan.

Ketika para ibu rumah tangga pada masa itu memerlukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, mereka harus memutar otak dan menjadi sekreatif mungkin. Apalagi jika menyangkut kebutuhan sandang—saking mahalnya harga baang-barang.

Kemudian mereka sadar bahwa ada yang bisa mereka manfaatkan dari kemasan bahan pangan: karung terigu!image

 

Antara putus asa dan inovatif, mereka mengosongkan karung terigu dan menggunakan kainnya untuk dijadikan pakaian anak-anak.

Produsen karung terigu yang menangkap tren tersebut kemudian mendesain uang kemasan terigunya. Mereka membuat karungnya menjadi bermotif hingga hasil karya ibu-ibu kreatif tadi menjadi menakjubkan.

 

Berikut ini sebagian potretnya.

image

image

image

image

image

image

Sumber:

http://www.littlethings.com/flour-sack-dresses-vas/?utm_source=out&utm_medium=Facebook&utm_campaign=misc

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s