image

Siapa yang belum pernah melihat ritsleting bertuliskan ykk? Hmmm, saya sangsi. Sebagai pembuat karya jahit (sewing crafter), ritsleting merk ini merupakan pengurang beban kekhawatiran. Harganya terhitung lumayan mahal namun memang lebih tangguh.

Omong-omong, ritsleting yang nampak sebagai teknologi sederhana ini ternyata baru muncul di dunia pada 1917 saat dipatenkan seseorang di Hoboken, Swedia. Siapa sangka lebih dari seabad kemudian dengan bentuk dan prinsip yang “begitu-begitu saja” fungsinya semakin meluas dan menghasilkan sejumlah industri besar seiring dengan perkembangan dunia fashion. Berbagai ritsleting dikembangkan mulai dari tahan air hingga ritsleting khusus untuk kostum astronot.

Di antara industri risleting dunia, salah satu yang terbesar adalah YKK. Kita dapat melihat bahwa produk-produk ternama dunia seperti ‘Adidas’ atau ‘Nike’ menggunakannya dalam produk mereka. YKK juga populer di kalangan produsen jeans dan denim.

Didirikan oleh Tadao Yoshida di Tokyo pada 1934, YKK merupakan singkatan dari Yoshida Kogyo Kabushikikaisha (maknanya kurang lebih PT.Yoshida). Yoshida muda merupakan teknisi yang merancang sendiri mesin pembuat ritsletingnya karena ia tidak puas dengan kualitas pembuat ristleting pada masanya. Perlahan-lahan ia melengkapi setiap tahapan proses pembuatan ritsleting di rumahnya. Hingga lini hal itu dilakukan YKK. Sebuah laporan pada Los Angeles Times tahun 1998 menyatakan bahwa YKK melebur sendiri logamnya, menghasilkan polyster sendiri, memintal benang dan menenun serta mewarnainya sendiri untuk dijadikan pita ritsleting mereka, lalu membentuk dan mengolah keseluruhannya menjadi sebuah ritsleting. Dengan kata lain semua proses produksi dari nol mereka lakukan sendiri tanpa melibatkan pihak luar. Tidak hanya itu, mereka bahkan memproduksi sendiri kotak kemasannya. Tentu saja setiap mesin yang mereka pakaipun merupakan produksi sendiri yang dirancang dengan penuh kerahasiaan dari kompetitornya. Β Dengan seluruh proses detail hingga hal sekecil-kecilnya yang dilakukan sendiri seperti itu, setiap variabel eksternal yang dapat mengganggu proses produksi tereliminasi. Perusahaanpun dapat menjamin konsistensi dan kecepatan produksi. Bahkan pernah saat terjadi gempa bumi di Jepang yang memutus banyak rantai pasok produksi, YKK segera memulihkan diri dan melanjutkan industrinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s