Akhir pekan lalu (13/5), kru Peponina menyaksikan pertunjukan singkat dan mini workshop Papermoon Puppet dalam rangkaian acara Indonesia Community Day yang diselenggarakan oleh Kompasiana.  Beni, Anton, dan Pambo dari Papermoon memperlihatkan pada pengunjung ICD permainan boneka level lanjut, katakanlah begitu 😎

Papermoon Puppet merupakan kelompok seniman profesional yang karyanya berupa pertunjukkan boneka yang dimainkan oleh beberapa aktor, mirip dengan bonraku di Jepang. Dalam pertunjukannya, para puppeteer (secara harfiah bisa diartikan dalang, namun dalam konteks papermoon, mereka adalah aktor yang memainkan sekaligus bermain dan berinteraksi bersama bonekanya) mentransfer emosi pada setiap karakter dan menggerakkan bonekanya dengan detail seolah-olah bonekanya memiliki energi hidup.

Pambo, Benny, dan Anton, para puppeteer Papermoon Puppet sedang ‘menidurkan’ Kunta. Mereka tidak sekedar membaringkannya untuk menghasilkan efek tertidur, tetapi menggerakkan tubuhnya perlahan sebagaimana manusia hidup menghembuskan napas sambil berbaring. (Foto: Dokumentasi Peponina)

Meski setiap penampilannya selalu memukau, dengan tema keseharian namun jarang terungkap lewat karakter-karakter yang kuat, kesederhanaan menjadi pangkal dari setiap pertunjukkannya. Nama Papermoon sendiri, sebagaimana diceritakan oleh Ria, pendirinya dalam sebuah talkshow di televisi, terdiri dari kata kertas dan bulan yang menjadi simbol bermula dari kesederhanaan atau memanfaatkan hal-hal yang sederhana untuk menggapai mimpi yang tinggi. Demikian juga yang digambarkan pada mini workshop kemarin. Ketiga puppeteer mendemonstrasikan proses kreatif dengan menggunakan media koran bekas. Secara teatrikal mereka meremas koran bekas lalu dibentuk menjadi berbagai objek yang dimainkan seolah entitas hidup.  Kemudian mereka berembuk dan membentuk orang-orangan koran. Detail alat geraknya mengagumkan. Mereka memainkannya begitu luwes sehingga gerakannya nampak natural.

Memainkan manusia koran, membebaskan imajinasi. Para puppeteer ini menunjukkan bahwa ide sederhana dan medium seadanya tetap dapat dikembangkan menjadi karya yang menarik, bahkan inspiratif bagi yang lain. (Foto: Dokumentasi Peponina)
Dalam sesi mini workshop, ketiga kru Papermoon memberi kesempatan peserta untuk mencoba menghidupkan imajinasi mereka pada objek yang dibuat dari koran, sebagaimana dicontohkan pada sesi pembuka. Anton menyarankan untuk berpikir spontan saja sebagaimana anak kecil berimajinasi memainkan batu seolah mobil-mobilan dan sebagainya. Dengan kata lain, jangan terperangkap dalam perkara teknis seperti pembuatan model boneka yang harus semirip aslinya atau patokan-patokan lain yang sebenarnya malah tidak pokok dalam bermain boneka itu sendiri.

Suasana mini workshop Papermoon di Plasa Pasar Ngasem. (Foto:Dokumentasi Peponina)

Sekelompok peserta workshop sedang memainkan ‘boneka’ mereka. (Foto: Dokumentasi Peponina)
Papermoon membuat sendiri boneka-bonekanya. Iwan Effendi, adalah Creative Director yang merancang setiap karakter boneka Papermoon. Bila kita perhatikan, setiap bonekanya memiliki mimik bengong atau kosong. Alasannya adalah garis muka demikian lebih mudah diisi oleh berbagai ekspresi emosi oleh aktor.

Kunta, salah satu karakter boneka Papermoon dari lakon yang pernah mereka pentaskan di Thailand. ‘kunta’ adalah kata untuk ‘kakek’ dalam bahasa setempat. (Foto:Dokumentasi Peponina)
Papermoon, setelah sepuluh tahun perjalanannya kini sudah dikenal di mancanegara dan rutin menyelenggarakan event dwitahunan Pesta Boneka yang menjadi ajang berkumpul berbagai teater boneka dari banyak negara. Mereka telah menunjukkan kesederhanaan ide dan inspirasi yang diikuti oleh keseriusan penggarapan, riset, penghayatan mendalam dan juga keikhlasan–kata yang sering disebut-sebut selama workshop kemarin, hehe– telah membawa kertas itu menuju bulan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s